Pasang Disini Iklanmu

PILIH PARTAI BULAN BINTANG YANG PEDULI KESEJAHTERAAN UMAT DAN KEBANGKITAN UMAT ISLAM

PARTAI BULAN BINTANG ANDALAN UMAT DAN BANGSA INDOESIA

Bulan Bintang Partai yang Bersih, Peduli Rakyat Kecil dan Konsisten atas Kejayaan Islam .

CALON PRESIDEN ALTERNATIF ANDALAN PBB DAN INDONESIA

Yusril pada Pemilu 2004 mengajukan calon persiden lalu mundur akibat desakan Amin Rais.

Partai Bulan Bintang Purwojati

PBB PURWOJATI SIAP BANTU KEMENANGAN PBB 2019.

SEMINAR MENGHADAPI MUKTAMAR IV

Seminar Menjelang Muktamar PBB IV.

JANGAN PILIH PARTAI PENGKHIANAT BIKIN RAKYAT SEKARAT

Partai Alternatif Pilihan Rakyat yang paling PAS di Pemilu 2019.

Selasa, 01 April 2014

Ora Piro-Piroan Bulan Bintang Partai Bersih

PBBPurwojati. Assalamu`alaikum wr.wb. Dimasa musim kampanye pemilu ini banyak sekali caleg yang melakukan money politik dengan biaya berapun asal jadi, sehingga nantinya kalau jadi tujuan pertama adalah bagaimana uang itu balik dan menjadi berlipat ganda. sehingga yang dilakukan pasti korupsi dengan berbagai modus dan cara yang selalu baru.

Menjadi caleg memang memerlukan biaya khususnya untuk kunjungan menemui rapat dengan calon pemilihnya dan membuat alat peraga serta untuk iklan. bagi yang belum jadi bermodal sendiri sehingga kalau yang tidak jadi banyak yang stress. dan bai yang incumbent (masih duduk di dewan) biasanya menggunakan cara membagi proposal bantuan sosial. dengan cara ini bantuan sosial hanya untuk kepentingan ribadi dan partainya bukan untuk kepentingan rakyat.

Caleg dan Pengurus Partai Bulan Bintang sering ditantang untuk membayar agar bisa mendulang suara banyak, bagi Pengurus , anggota dan Caleg PBB memilih partai dengan membeli suara sangatlah jelek, sehingga patut dijauhi dan jangan sampai menjadi budaya di masyarakat lebih-lebih yang menjadi pengurus, anggota dan caleg PBB.

Jadi kalau ada orang yang mengatakan wani piro ? maka katakanlah rak piro-piroan karena arep maraih korupsi ( tidak berapun, karena itu mengajari untuk budaya korupsi) sebagai partai islam yang berniat mengembalikan budi perketi luhur bangsa Indonesia tentu tantangan seperti itu patut ditentang.

Keada masyarakat agar lebih cerdas dalam memilih wakil dan pemimpin kita agar bangsa ini tidak terusterusan menjadi kacung bangsa asing dan tidak punya kedaulatan. mari kita tegakkan supremasi hukum dan keadilan dengan membantu membesarkan Partai Bulan Bintang. Thans for all atas semua partisipasinya dan bantuan dalam bentuk apapun. wasalamu `alaikumwr. wb

Wong Penginyongan Seharusnya Kembali Ke Masyumi-PBB

pbbpurwojati. Sudah kita ketahui bahwa seluruh aliran umat Islam pernah jadi satu sikap politiknya yaitu di Partai Majelis Syuro Muslimin Indonesia (Masyumi). Kekuatan Masyumi kala itu sangatlah besar diantara 3 partai yaitu PNI yang nasionalis , PKI yangsosialis dan Masyumi yang Agamis.

Kekuatan Islam yang begitu besar sehingga membuat ketakutan berbagai pihak terutama negara-negara barat agar jangan sampai umat Islam memegang tampuk pimpinan di Indonesia. maka dibuatlah strategi dan siasat agar partai Masyumi bubar dan akhirnya berhasil.
Bubarnya Masyumi merupakan keberhasilan barat khususnya Amerika dan yahudi yang sangat getol membuat partai Masyumi hancur. Hancurnya Masyumi merupakan kekalahan umat Islam di Indonesia agar jangan sampai umat Islam bersatu, Indonesia tidak pernah menang dijajah selama 350 tahun karena rakyat Indonesia perjuangannya tidak bersatu, Sekarang umat Islam merasa bisa jalan sendiri-sendiri tidak mau bersatu dalam sebuah tujuan besar. Orang-orang tersebut hanya mementingkan jabatan saja.
Kita bisa lihat partai-partai berbasis Islam yang sekarang duduk di dewan tak ada yang peduli akan umat Islam yang sering menjadi bulan-bulanan, selalu kalah dalam pengambilan keputusan di DPR maupun Pemerintahan. Hal ini tentu tidak bisa dibiarkan agar umat islam bisa bangkit menjadi kekuatan besar, bukan memikirkan golongan dan partainya mereka sendiri.

PBB yang dilahirkan dari para tokoh Masyumi yang tersisa dan mengambil sikap politik seperti Masyumi mempunyai tanggungjawab dalam mengembalikan persatuan dan kesatuan umat Islam, sehingga umat Islam khususnya Wong Penginyongan di Banyumas, Cilacap, Purbalingga, Banjarnegara, Kebumen untuk bersatu membesarkan Partai Bulan Bintang (PBB) di pemilu tahun 2014 ini memiliki nomor 14.

Mari kita dukung dan bersatu di Partai bulan Bintang meninginkan kedaulatan umat, penegakan supremasi hukum dan keadilan. Jangan bodoh dalam memilih partai , sehingga kita bisa beribadah mendapat nilai lebih dalam Islam.

Jumat, 14 Maret 2014

Umat Tidak Memilih Bulan Bintang Alangkah Sayangnya

Partai Bulan Bintang dari sejak berdiri  17 Juli 1998 yang dideklarasikan tanggal 26 Juli 1998 di Masjid Al Azhar Jakarta, merupakan partai yang sampai kini konsisren terhadap perkembangan hukum di Indonesia dan pembelaannya terhada rakyat kecil. Kita semua tahu ketika partai besar berkuasa mereka telah menyengsarakan rakyat dengan memberikan dan menjual aset bangsa yang potensial bagi pembangunan terhadap asing , Baik itu partai Golkar, PDIP, Demokrat mereka telah membuat kebijakan yang sangat menguntungkan bangsa asing. Kasus disadapnya negara Indonesia karena pyedia jasa telekomunikasi sudah dikuasai oleh asing yang dijual pada saat Megawati berkuasa dan perusahaan lainnya yang djual padahal sangat potensial bagi pembangunan, pemerintahan Golkar telah menjual emas dan bahan tambang lainnya di Freeport Papua, Demokrat telah memberikan kebebasan intelejensi asing bergerak di Indonesia walau berkedok lembaga kesehatan dan lainnya. tindakan tindakan seperti dan masih banyak lainnya sangat merugikan bangsa indonesia khususnya rakyat miskin Indonesia.

Sehingga kalau ada Umat Islam masih mendukung partai-partai tersebut sangat disayangkan bahkan terkesan bodoh karena hanya mengikuti hawa nafsunya tidak melihat dampak dan penderitaan bangsa Indonesia. Partai yang sekarang banyak terkena kasus korupsi yang semula ramai tahun 2010/2011 adalah PDIP, lalu dikuti Golkar, Demokrat dan lainnya . Hanya Partai PBB  partai yang sudah lama berdiri tidak pernah terkena kasus Korupsi.

Sebagai kader PBB tentunya bangga untuk berkampanye karena partainya bersih dari korupsi sedangkan pendiri dan mantan Ketua Umumnya yang sekarang menjabat sebagai Dewan Syuro : Dr Yusril mIhza Mahendra seorang yang ahli hukum tata negara dan telah terbukti membela penegakkan hukum dengan menguji produk Undang-undang di MK dan selalu menang , itu membuktikan belia ahli dalam bidangnya.


Kamis, 13 Maret 2014

Profil Partai Bulan Bintang (PBB)

Profil Partai Bulan Bintang (PBB)
depoknews.com | Cikal bakal berdirinya Partai Bulan Bintang (PBB) tidak lepas dari dibubarkannya Partai Masyumi oleh Presiden Soekarno pada tahun 1960.
Semangat memperjuangkan implementasi hukum syariah dan Islam di Indonesia melandasi pendukung dan pengikut Masyumi untuk terus bergerilya membesarkan organisasinya itu di kemudian hari.
Buktinya, pasca-pembubaran Masyumi, pendukung dan pengikut Partai Masyumi langsung mendirikan organisasi Keluarga Bulan Bintang untuk melanjutkan cita-cita.
Organisasi ini terbukti mampu eksis berdiri, bahkan hingga kepemimpinan Soekarno tumbang.
Tumbangnya kepemimpinan Soekarno menjadi asa baru bagi anggota organisasi Keluarga Bulan Bintang untuk membangkitkan Partai Masyumi. Sayangnya hal ini tidak diizinkan oleh rejim baru kala itu.
Akhirnya pada 1970, dalam sebuah pertemuan di Malang, justru sebuah partai baru bernama Parmusi (Partai Muslimin Indonesia) yang dibentuk.
Namun keberadaan Parmusi pun tidak berlangsung lama, sebab pada 1973 Parmusi dipaksa untuk menggabungkan diri dengan partai islam lain, menjadi Partai Persatuan Pembangunan.
Seiring berjalannya waktu, saat masa kejatuhan Presiden Soeharto 1998, pendukung Masyumi kembali memutuskan untuk mendirikan sebuah partai baru. Awalnya partai baru itu akan dinamakan Masyumi lagi, tetapi setelah melalui pembicaraan, mereka memutuskan partai itu bernama Partai Bulan Bintang.
Partai Bulan Bintang resmi berdiri pada 17 Juli 1998 di Jakarta dan dideklarasikan pada 26 Juli 1998 tepat di halaman Masjid Al-Azhar, Kebayoran Baru, Jakarta.
Pada awal berdirinya PBB diketuai oleh Prof. DR. Yusril Ihza Mahendra, SH, MSc. Sedangkan posisi Sekretaris Jenderal saat itu diisi oleh tokoh HMI DR. H. MS. Kaban.
MS Kaban dipilih sebagai Ketua Umum PBB pada tanggal 1 Mei 2005 dan posisinya sebagai Sekjen digantikan  Drs. H. Sahar L. Hasan.
Pada Muktamar ketiga, April 2010, di Medan, partai ini kembali menetapkan DR. H. MS Kaban sebagai Ketua Umum. Sedangkan Yusril Ihza Mahendra ditetapkan sebagai Ketua
Majelis Syuro dan BM Wibowo,SE., MM., mantan Sekretaris Jenderal Organisasi Massa Islam Hidayatullah, sebagai Sekretaris Jenderal.
Sejak reformasi Partai Bulan Bintang telah menjadi peserta pemilu dan telah mengikuti Pemilu tahun 1999, 2004 dan 2009.
Fakta sejarah mengungkapkan pada Pemilu tahun 1999, Partai Bulan Bintang mempu meraih 2.050.000 suara atau sekitar dua persen total suara dan meraih 13 kursi DPR RI.
Sementara pada Pemilu 2004 memenangkan suara sebesar 2.970.487 pemilih (2,62 persen) dan mendapatkan 11 kursi di DPR.
Dalam Pemilihan Umum Anggota Legislatif 2009, PBB memeroleh suara sekitar 1,8 juta yang setara dengan 1,7 persen, namun dengan sistem ambang batas (parliamentary threshold) 2,5 persen perolehan suara itu berakibat hilangnya wakil PBB di DPR RI, meski di beberapa daerah pemilihan beberapa calon anggota DPR RI yang diajukan mendapatkan dukungan suara rakyat dan memenuhi persyaratan untuk ditetapkan sebagai Anggota DPR RI.
Meskipun demikian PBB masih memiliki sekitar 400 anggota DPRD baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota di seluruh Indonesia.
Menyongsong pemilu 2014, nama Yusril Ihza Mahendra ditetapkan sebagai capres oleh Partai Bulan Bintang. Yusril juga tercatat gencar menguji materi UU Pemilu yang didalamnya mensyaratkan adanya ketentuan ambang batas.
Ketua Umum: MS. Kaban
Sekjen: B.M Wibowo
Bendahara Umum: Sarinandhe Djibran
Alamat: DPP Partai Bulan Bintang Jl. Raya Pasar Minggu KM 18 No.1B Jakarta Selatan.
Telp : 021- 79180734
Fax : 021- 79180765
Perolehan suara pemilu 2009: 1,8 juta suara atau 1,7 persen dari seluruh total suara.
(ant/dn)

Pendiri Partai Bulan Bintang Dan Yusril Sosok yang berani

Pendiri Partai Bulan Bintang Yusril Ihza Mahendra merupakan sosok yang berani, punya visi, dan pengalaman yang panjang. Layaklah jika PBB bakal mengusung Yusril sebagai calon Presiden pada Pemilihan Umum 2014 nanti.
“Kapasitas Yusril itu sudah cukup sebagai calon Presiden dari PBB. Dia punya keberanian, punya visi, dan pengalaman yang sangat panjang,” kata Ketua Umum DPP Partai Bulan Bintang Malam Saban Kaban, usai membuka Rapat Kerja Wilayah Komite Aksi Pemenangan Pemilihan Umum Provinsi Kepulauan Riau di Hotel Sunrise, Jumat (22/11) lalu.
Strategi yang diterapkan PBB adalah dengan cara merebut kepercayaan di seluruh tempat pemungutan suara melalui berbagai cara seperti pendekatan ke tokoh masyarakat dan organisasi kemasyarakatan. Semua dilakukan dengan cara yang murah.
“Kita tidak ingin membeli suara. Kita tidak mau melakukan transaksi-transaksi
suara karena berakibat buruk,” ujarnya.
PBB yakin dapat merebut 8 persen suara di seluruh Indonesia. Dengan demikian, Yusril dapat diusung menjadi calon Presiden dari Partai Bulan Bintang.
Diungkapkan Kaban, kantong-kantong suara PBB merata di seluruh Indonesia. Semangat partai meningkat dengan persaingan 12 partai politik. Semaraknya meningkat tiga kali lipat. Peningkatan suara dimaksimalkan di daerah-daerah yang menjadi kantong suara PBB.
“Ya, kita fokus saja di situ, di daerah-daerah potensi. Saya tak muluk-muluk,” ucap mantan Menteri Kehutanan Kabinet Indonesia Bersatu I ini.
Untuk diketahui, PBB mendaftarkan sebanyak 221 calon anggota legislatif di seluruh Provinsi Kepulauan Riau dengan target 174 orang untuk DPRD kabupaten/kota, 44 orang di DPRD Kepri, dan tiga di DPR RI. Dengan jumlah daftar pemilih tetap 1.282.872 di Kepri, PBB menargetkan memperoleh suara 15,22 persen.Rakerwil ini dihadiri oleh seluruh pengurus DPW, DPC, dan para caleg PBB dari seluruh Kepri. Rapat ini membahas program kerja dan pemenangan Pemilu 2014.
  

Sumber: tanjungpinangpos